Menu Tutup

“SMPIT Wahdatul Ummah Metro adakan pelatihan literasi bagi guru”

Metro (19/12) Dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah, SMPIT Wahdatul Ummah menyelenggarakan pelatihan literasi guru  dengan tema “Peningkatan Kompetensi dalam Bidang Literasi: Guru Literasi, Guru Inspiratif”.Jumat (19/12/2025), pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB, bertempat di Gedung GSG SMPIT Wahdatul Ummah.

Pelatihan ini menghadirkan Dharma Setyawan, Dosen UIN Jurai Siwo Lampung sekaligus Founder Payungi Metro, sebagai pemateri utama. Selain menjadi dosen ia juga dikenal aktif dalam gerakan literasi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam pengembangan literasi berbasis komunitas dan kearifan lokal.

Seluruh guru dan tendik SMPIT Wahdatul Ummah menjadi peserta dalam pelatihan literasi ini, sebagai bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan kompetensi pendidik, khususnya dalam bidang literasi membaca, menulis, dan berpikir kritis yang terintegrasi dalam proses pembelajaran.

“Literasi merupakan kunci utama dalam mencetak generasi unggul. Guru inspiratif tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi pelopor dalam mengembangkan budaya literasi di sekolah. Melalui pelatihan ini, diharapkan guru mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna dan menumbuhkan budaya literasi di kelas”, kata Sarifudin Kepala SMPIT Wahdatul Ummah dalam sambutannya , Jumat (19/12/2025)

Lebih lanjut, kegiatan ini selaras dengan visi SMPIT Wahdatul Ummah, yaitu terwujudnya generasi qur’ani yang berakhlak mulia, unggul dalam bahasa dan sains serta cinta lingkungan. Literasi dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun kemampuan berbahasa, penguasaan sains, serta membentuk karakter peserta didik yang berwawasan luas dan berakhlak mulia.

Selama pelatihan, para guru mendapatkan materi penguatan literasi dan mempraktikan langsung dalam pembuatan opini, release, cerita fiksi dan konten kreatif digital. Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif, mencerminkan semangat para guru untuk terus belajar dan berkembang.

Melalui pelatihan ini, SMPIT Wahdatul Ummah berharap budaya literasi dapat berkembang secara berkesinambungan, tidak hanya di dalam kelas, tetapi juga menjadi karakter bagi seluruh komunitas sekolah, pungkas Sarifudin.(YK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *